Panglima Laot Simeulue: Tidak Ada Biaya Tarik Bagan Milik Nelayan

PANGLIMA LAOT SIMEULUESIMEULUE TABLOIDSIMEULUE | Panglima Laot Simeulue, Riswan Panter mengatakan tidak mempunyai biaya untuk menarik dan menggeser sejumlah alat tangkap nelayan yang beroperasi di jalur lintasan kapal fery di Teluk Sinabang.

“Kapal dibebankan kepada kita dan nelayan untuk menarik alat tangkap ikan jenis bagan milik nelayan, kita tak punya dana,” kata Riswan Panter (9/4).

Riswan juga sependapat dengan keluhan nahkoda kapal fery Teluk Sinabang yang meminta supaya bagan milik nelayan dibersihkan di Teluk Sinabang untuk menghindarkan kecelakaan.

“Memang sangat berbahaya. Apalagi kapal fery yang mengangkut ratusan nyawa manusia. Itu yang kita hindari, jangan nanti terjadi musibah saling menyalahkan,” katanya.

Riswan mengatakan telah berupaya duduk dengan Pemerintah Kabupaten Simeulue untuk membicarakan hal tersebut. “Dan nelayan tidak keberatan untuk menggeser dan menarik sejumlah alat tangkap itu,” katanya.

Akan tetapi, nelayan meminta ganti rugi untuk merehab dan pemindahan lokasi alat tangkap jenis bagan itu.

“Nelayan minta ganti rugi. Tapi karena ini menyangkut keselamatan, saya tetap perintahkan agar dipindahkan dari jalur lintasan kapal itu,” kata Riswan.[]

Iklan