Ini Bocoran Jawaban Pemerintah Aceh Untuk Mendagri Soal Bendera Aceh

BENDERA ACEH DI ACEH UTARABANDA ACEH TABLOIDSIMEULUE | Jawaban atas klarifikasi Qanun Bendera dan Lambang Aceh siap disampaikan Pemerintah Aceh kepada Menteri Dalam Negeri. Hal itu dikatakan Asisten Satu Setda Aceh Iskandar A Gani sebelum bertolak ke Jakarta, Selasa, 9 April 2013.

“Ini sudah, kemarin Komisi A DPR Aceh dengan Pemerintah Aceh, khususnya saya asisten yang mewakili sudah duduk. Dari tiga belas poin itu, kita dari ekskutif akan menjawab. Per poin akan dijawab,” ujarnya kepada sejumlah wartawan di Kantor DPR Aceh, Selasa 9 April 2013.

Dicontohkan Iskandar, dari tiga belas poin klarifikasi yang disampaikan, pada poin pertama Qanun Bendera dan Lambang Aceh dianggap tidak perlu lagi membuat MoU di dalam konsiderannya. Namun kenapa pada realisasinya MoU tetap dimuat, pemerintah telah menguraikan jawabannya.

“Itu kita jawab kenapa MoU itu tetap dimuat, ada sejarah. Kemudian poin dua misalnya dia bertentangan dengan PP, setiap lambang, logo pasal enam. Kenapa kita sebut ada, jadi semua kita jawab. Tapi kalau DPR itu juga punya ranahnya, dari perspektif politik misalnya. Kalau DPR cenderung kepada hukum dan politik, kalau kita eksekutif cenderung kepada hukum dan kebijakan,” katanya.

Menurutnya, atas pemasalahan Qanun Bendera dan Lambang Aceh yang perlu dipahami untuk saat ini adalah bahwa produk hukum tersebut bukanlah semata-mata hasil keputusan yang diciptakan untuk kepentingan tertentu. Semua fraksi di DPR, kata Iskandar, telah menyetujui hasil dan menyepakati qanun itu.

“Yang perlu dipahami kita semua bahwa keputusan di DPR Aceh paripurna itu semuakan mendukung. Tidak ada satupun dari fraksi-fraksi di DPR itu menyatakan menolak, baik poin-poin yang disampaikan. Ini yang penting sebagai kontribusi hukum. Hukum dalam hal ini adalah secara normatif maupun empiris,” ujarnya.

Ketika ditanyai kapan rencananya jawaban itu akan disampaikan, Iskandar menjawab untuk kepastiannya akan kembali dikomunikasikan.

“Tapi yang jelas Bapak Gubernur Aceh akan bertemu dulu dengan presiden. Mungkin ini ada solusi, karena ini tadi saya katakan adanya eksekutif review dalam hal ini. Kapan pastinya, Insya Allah dalam waktu dekat,” katanya.[MRD/TS04]

Iklan