SBY ikut berduka atas wafatnya Margaret Thatcher

SBY RIISTANA PRESIDEN TABLOIDSIMEULUE | Mantan Perdana Menteri Inggris Margaret Thatcher dinyatakan meninggal dunia akibat penyakit stroke yang diidapnya sejak 2002 lalu. Wanita yang dijuluki ‘The Iron Lady’ itu mengembuskan nafas terakhirnya di usia ke 87.

Atas kabar itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan belasungkawa kepada pemerintah Inggris. Ucapan tersebut disampaikan SBY melalui Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa kepada Kedutaan Besar Inggris di Indonesia.

“Presiden minta sampaikan bela sungkawa pemerintah RI ke Inggris. Setelah itu, nanti akan berikan diplomasi hal-hal nota kelaziman selayaknya pemimpin negara,” ungkap Juru Bicara Presiden, Julian Aldrin Pasha kepada wartawan di Jakarta, Senin (8/4).

Meski demikian, SBY belum berencana melakukan penghormatan terakhir kepada Thatcher. SBY tetap berada di Indonesia untuk menjalani tugas-tugasnya.

“Sementara ini tidak akan ke sana dulu,” pungkasnya.

Berdasarkan pemberitaan media-media di Inggris, Thatcher akan dimakamkan di Katedral St Paul dengan upacara militer. Kemudian dilanjutkan kremasi jenazah yang tertutup bagi publik.

Thatcher mengabdikan diri sebagai ketua Partai Konservatif sejak tahun 1975 hingga 1990. Dia mendapatkan julukan ‘Iron Lady’ atas kepribadian dan sentuhan politiknya.

Dia memutuskan pensiun dari karier politiknya dan menghilang setelah mengalami stroke pada 2002. Kemunculan pertama di depan publik terjadi saat resepsi inagurasi di usianya ke-85 pada Oktober 2010 lalu yang digagas PM David Cameron.

Dia juga kembali menampakkan diri untuk menghormati patung sahabatnya Ronald Reagan di London. Namun, pada Desember 2012, Thatcher dilarikan ke rumah sakit.[]

Iklan