Farhan Hamid: Aceh Butuh Keadilan,Bukan Uang!

farhan hamidTABLOIDSIMEULUE | Tokoh masyarakat Aceh Ahmad Farhan Hamid berharap Pemerintah Pusat segera menuntaskan semua peraturan menyangkut kewenangan Aceh. Ini penting, kata dia, untuk mencegah terjadinya masalah yang lebih besar.

“Tadi pagi secara spontan Wali Kota Langsa mengatakan kepada saya, tolong Pak Farhan beritahukan kepada Pemerintah Pusat, Aceh tidak memerlukan uang tapi butuh keadilan. Bagaimana daerah lain, begitu juga kami, berikan kesempatan yang sama,” kata Farhan Hamid menyampaikan sambutan atas nama tokoh Aceh pada acara peresmian pelayaran perdana kapal Kenangan-3 di Pelabuhan Kuala Langsa, Sabtu, 23 Februari 2013.

“Jadi keadilan yang diminta. Dan, ini untuk menghilangkan kabut gelap hubungan internasional kita, mewujudkan keadilan. Payung keadilan sudah dibuat melalui MoU Helsinki, penerapannya melalui UU No 11/2006, sekarang implementasikan itu dengan baik,” katanya.

Karena itu, Farhan melanjutkan, masyarakat Aceh menitipkan kepada Tim Pemantau Otsus Aceh di DPR RI menyampaikan ke Pemerintah Pusat agar seluruh peraturan pemerintah yang berhubungan dengan UU No 11/2006 jangan ditahan-tahan lagi.

“Kalau ini tidak dilakukan sebelum Presiden SBY mengakhiri masa jabatannya, masyarakat Aceh akan kembali memberi stempel kepada Pemerintah Pusat bahwa pemerintah bakal menipu Aceh lagi, ini kata masyarakat. Kita tidak mau hal seperti itu terjadi lagi, maka selesaikan segera PP Migas, urusan kepelabuhanan, pertanahan dan banyak lagi aturan main yang harus segera diselesaikan,” kata Farhan.

Kalau tidak, kata Farhan, ia mengkhawatirkan akan terjadi masalah yang lebih besar. “Apabila muncul masalah yang lebih besar, sagat susah membayangkan bagaimana menyelesaikannya lagi,” katanya.[]

Iklan