Warnet Di Kabupaten Simeulue Gulung Tikar

Herman Supervisor PT Telkom SimeulueSimeulue TABLOIDSIMEULUE — Sejumlah usaha jasa komunikasi warung telkomunikasi (wartel) di Kabupaten Simeulue gulung tikar alias tutup. Wartel terpaksa tutup setelah akses telekomunikasi seluler dapat terjangkau di 10 Kecamatan yang ada di Kabupaten Simeulue.

“Pemilik jasa wartel terpaksa menututup suahanya, karena pengguna sudah sangat jarang, warga telah memiliki handphone,” kata Supervisor PT Telkom Simeulue Herman

Tutupnya wartel terjadi pada tahun 2010, bahkan tidak hanya wartel milik warga, juga termasuk wartel yang dikelolah langsung PT Telkom Sinabang, juga mengalami nasib yang sama.

“jangankan usaha wartel yang dikelolah warga, wartel yang kita kelola terpaksa kita tutup, dari pada merugi terus,” ujar Herman.

Dia mengatakan sebelum hadirnya jasa telekomunikasi selular, prospek usaha wartel dengan disediakannya mesin faksimil di Simeulue sangat menjanjikan.

Saat ini jaringan seluler telah terakses di 10 Kecamatan yang di Kabupaten Simeulue, terutama di masing-masing pusat ibukota Kecamatan. Sedangkan jaringan komunikasi milik PT Telkom, hanya tersedia di Kota Sinabang dan sekitarnya.[TB01]

Iklan