Kata Arman Ulma Ketua IPPELMAS Banda Aceh,Kabupaten Simeulue Belum Berkembang

Arman Ulma Ketua IPPELMASBANDA ACEH TABLOIDSIMEULUE — Namanya Arman Ulma. Lahir di Ulul Mayang Kecamatan Teupah Selatan Kabupaten Simeulue, September 1989 silam. Masa kecilnya dilalui di Simeulue. Lalu hijrah ke Kutaraja Banda Aceh untuk melanjutkan studi di Fakultas Pertanian, Universitas Syiahkuala.

Arman junior punya nama tenar di Simeulue. Dia beberapa kali menyabet jawara dalam Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), begitu juga dalam Musabaqah Fahmil Quran (MFQ). Pada Tahun 2007, dirinya bahkan mewakili Simeulue dalam ajang MFQ di level Provinsi.

“Cuma Belum juara,” katanya sembari tertawa renyah baru-baru ini.

Saat ini, pria yang dipercaya sebagai Ketua Forum Kader Dakwah Islamiyah (FORKADI) Simeulue makin tenar. Baru-baru ini, dia dipilih sebagai Ketua Umum Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Simeulu (IPELMAS).

Kehadirannya dalam paguyuban mahasiswa ternyata memberikan pengaruh tersendiri. Arman beserta pengurus IPELMAS mampu mempengaruhi pemerintah kabupatennya untuk menambah alokasi beasiswa bagi mahasiswa Simeulu.

“Dulu jatahnya mahasiswa Simeulue di Banda Aceh cuma Rp 1 Miliar. Alhamdulillah sekarang dapat Rp 2 Miliar untuk beasiswa,” tandasnya.

Sebagai putera daerah Simeulue, Arman sadar benar pengembangan daerahnya cukup lamban dibandingkan kabupaten/kota lainnya di Aceh. Katanya, Simeulue merupakan daerah yang kaya sumber daya alam khususnya sektor pariwisata dan perkebunan. Begitu juga Simeulue memiliki khazanah budaya yang khas dan berbeda dengan wilayah Aceh lainnya.

Hanya saja, pengembangan potensi tersebut tidak optimal. Pemerintah daerahnya dinilai belum mampu memberdayakan potensi tersebut untuk meningkatkan kesejahteraan warganya.

“SDA kaya. Budaya juga kaya. Cuma belum dikelola dengan baik,” tandasnya.

Dalam waktu dekat, Simeulue sebutnya akan menjadi tuan rumah International Surfing. Tepatnya awal Mei Nanti.

“Dengar-dengar terkendala anggaran. Tapi kami harapkan ada solusilah. Agar pariwisata Simeulue bisa ikut terpromosi,” harapnya.

Selain itu dia juga berharap, mahasiswa Simeulue yang ada di Banda Aceh juga bisa mengambil peran dalam mempromosikan Simeulue sebagai kota pariwisata.

“Tentunya dengan kebersamaan dan kesolidan Insya Allah kita akan saling membantu dan saling melengkapi,” tutupnya mengakhiri pembicaraan.[TB01]

Iklan