Cuaca Ekstrim,Nelayan Memilih Tak Melaut

SIMEULUE TABLOIDSIMEULUE — Angin kencang dan gelombang tinggi di perairan laut Simeulue menciutkan nyali nelayan tradisional setempat untuk memancing. Hal itu dikuatkan dengan peringatan gelombang tinggi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) tentang adanya gelombang setinggi 3,0 hingga 4,0 meter di perairan Simeulue.

Peringatan gelombang tinggi yang dikeluarkan secara resmi di situs BMKG berlaku dari tanggal 4 April 2013, pukul 19.00 Wib hingga pukul 19.00 Wib pada 6 April 2013.

“Pastilah ada pengaruhnya dengan gelombang tinggi di laut. Apalagi disertai angin kencang dan badai, itu bisa membuat perahu terbalik,” kata Kaharaman, nelayan asal Kecamatan Teluk Dalam saat ditemui Tabloidsimeulue,(6/4)

Angin kencang dan badai di laut, kata dia, merupakan momok paling ditakutkan setiap nelayan. Kondisi ekstrem tersebut membuat permukaan air laut seakan mendidih dan bisa menghempas setiap benda yang mengapung di atas permukaan air laut.

“Kuncinya bila gelombang laut pecah dan disertai gelombang itu disebabkan angin kencang atau badai akan membuat laut seperti mendidih dan akan menenggelamkan apa saja yang ada di permukaan laut,” ujarnya.

Sebelumnya dikeluarkannya pemberitahuan BMKG, nelayan tradisonal di Simeulue telah merasakan tanda-tanda cuaca ekstrim di laut sejak seminggu yang lalu.[TB01]

Iklan