Gelombang Tinggi,Kapal Penyebrangan Di Simeulue Batal Berlayar

SIMEULUE TABLOIDSIMEULUE — Dua kapal feri penyeberangan antar pulau, KMP Teluk Sinabang dan KMP Teluk Singkil dibatalkan berangkat akibat cuaca ekstrim,(5/4).

Pembatalan keberangkatan tersebut setelah keluarnya pemberitahuan dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) tentang adanya gelombang setinggi 3,0 hingga 4,0 meter di perairan Kabupaten Simeulue.

“Sesuai dengan pengumuman yang dikeluarkan BMKG adanya cuaca ekstrim dan terjadi gelombang tinggi di perairan laut barat dan selatan Aceh, dua kapal feri kita batalkan keberangkatannya,” ujar Manajer Operasi dan Pemeliharaan Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) Cabang Sinabang, Daminsyah,(5/4).

Sesuai jadwal, kata dia, seharusnya KMP Teluk Sinabang berangkat Jumat malam, tanggal 5 April 2013 dari Simeulue menuju Labuhan Haji, Aceh Selatan. Sementara KMP Teluk Singkil, berangkat dari Aceh Singkil menuju Pulau Banyak dan kemudian ke Simeulue.

Kedua feri tersebut, kata dia, akan kembali berlayar pada tanggal 6-7 April 2013. Sedangkan bagi penumpang yang terlanjur beli tiket diperbolehkan untuk mengembalikannya ke ASDP dan biaya bakal diganti sesuai harga tiket.

Peringatan gelombang tinggi yang dikeluarkan secara resmi di situs BMKG berlaku dari tanggal 4 April 2013, pukul 19.00 Wib hingga pukul 19.00 Wib pada 6 April 2013.[Redaksi]

Iklan